Home » Pentingnya Copywriting dalam Digital Marketing

Pentingnya Copywriting dalam Digital Marketing

pentingnya copywriting

Copywriting merupakan salah satu aspek terpenting yang perlu diperhatikan saat menjalankan aktivitas digital marketing, sehingga banyak konsumen tertarik membeli produk dan jasa yang ditawarkan di platform digital.

Semakin hari, teknologi semakin berkembang. Era transformasi digital ini juga nyatanya berdampak besar di dalam dunia perdagangan. Saat ini, sudah banyak bisnis yang beralih melakukan penjualan di berbagai platform online. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan pemasaran online, pemilik usaha dapat menjajakan produk mereka dengan mudah serta dapat meraih jangkauan pasar yang lebih luas. 

Untuk menawarkan produk secara digital, kebutuhan data dan tools canggih saja tidak cukup. Tanpa disadari, dalam digital marketing, diperlukan juga keahlian khusus. Salah satunya adalah copywriting, dimana rangkaian kata-kata digunakan untuk menarik perhatian konsumen.

Lantas, apa yang dimaksud dengan copywriting? Seberapa penting copywriting berperan di dalam kelangsungan aktivitas digital marketing?

Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini. 

Pengertian Copywriting

pengertian copywriting
Image by designer491 from Getty Images

Secara singkat, copywriting merupakan kemampuan merangkai kata-kata persuasif untuk kegiatan promosi seperti iklan yang bertujuan membujuk target konsumen untuk melakukan suatu tindakan sesuai goals yang ingin dicapai.

Seiring dengan berkembangnya ekonomi dan teknologi, pemasaran melalui media internet seringkali menjadi salah satu pilihan yang efektif untuk mempromosikan bisnis. Maka dari itu, copywriting kini juga digunakan dalam media iklan online seperti display ads, website banner, postingan media sosial, dll. 

Pengertian Digital Marketing

Di lain sisi, digital marketing dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran suatu brand atau produk dengan menggunakan platform dan tools secara online seperti sosial media, blog, email atau website. 

Tujuan utama dengan adanya digital marketing ialah untuk menarik konsumen dengan cepat dan tepat sesuai sasaran pasar yang telah ditentukan. Dengan digital marketing, bisnis dapat menjangkau target market dengan biaya yang relatif jauh lebih murah dibandingkan jika menggunakan pemasaran tradisional.

Mengapa Skill Copywriting Berperan Penting dalam Dunia Digital Marketing?

Digital Marketing dan Copywriting merupakan dua konsep yang berbeda. Akan tetapi, keduanya memiliki kesinambungan satu sama lain, sehingga akan bekerja lebih sempurna jika dikombinasikan. 

Berikut beberapa alasan mengapa copywriting memiliki andil cukup penting dalam kegiatan digital marketing.

#1. Membuat materi pemasaran terlihat unik dari yang lain

Adanya copywriting membantu produk atau brand menonjolkan karakteristik atau fitur utamanya. Dengan penggunaan slogan atau tagline yang unik, maka iklan yang dipasarkan di platform digital tentu akan lebih mudah menarik perhatian konsumen. Ketika eksekusi digital marketing dipadukan dengan copywriting yang baik, maka produk akan lebih mudah diingat oleh konsumen.

#2. Membantu menaikkan peringkat produk atau brand di hasil search engine.

copywriting
Image by gustavofrazao from Getty Images Pro

Melalui kemampuan copywriting, Anda dapat menghasilkan produk tulisan yang lebih menarik dan berkualitas. Tanpa disadari, hal ini juga secara langsung berpengaruh pada ranking website produk atau brand Anda di hasil mesin pencari seperti Google.

Berdasarkan teori ilmu SEO, salah satu kriteria mesin pencari untuk menjadikan suatu konten berada di peringkat teratas adalah dengan memiliki konten yang orisinil dan unik. Hal ini tentunya akan memudahkan calon konsumen untuk menemukan bisnis Anda.

#3. Meningkatkan interaksi pengguna terhadap produk atau brand

Dengan adanya copywriter, suatu produk atau brand dapat menyajikan konten yang informatif serta relevan dengan kehidupan sehari-hari. Aspek ini secara signifikan dapat meningkatkan interaksi brand dengan konsumen, terutama di platform digital seperti media sosial. Hal ini nantinya juga sangat membantu untuk membangun loyalitas, kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda.

Apa yang akan terjadi jika copywriting tidak digunakan dalam digital marketing?

#1. Konsumen akan kesulitan mengenal identitas produk atau brand

Pada realitanya, copywriting lebih dari sekedar mendorong pelanggan untuk membeli. Di waktu yang sama, copywriting juga membantu suatu bisnis dalam menunjukkan identitas brandingnya. Biasanya ini disematkan melalui slogan, tagline maupun caption media sosial.

Misalnya, brand e-commerce Tokopedia memiliki tagline “Selalu Ada Selalu Bisa” yang memudahkan para pelanggannya untuk mengingat brandnya sebagai marketplace yang menjual segala barang yang diinginkan tanpa batasan waktu dan tempat.

selalu ada selalu bisa

Nah, bayangkan jika Tokopedia tidak memiliki tagline tersebut. Konsumen hanya akan menilai marketplace tersebut sama seperti marketplace lainnya, sehingga orang mungkin tidak terlalu tertarik membeli.

#2. Bisnis akan sulit ditemukan pelanggan baru secara online

Dengan tidak adanya copywriting, website atau media sosial akan terlihat standar dan tidak menarik. Hal ini juga berlaku kepada penilaian mesin pencari. Jika konten pemasaran yang ada dinilai tidak unik dan orisinil, maka kemungkinan besar produk atau brand Anda tidak akan muncul di ranking teratas di mesin pencarian. Ini tentunya mempersulit untuk mendapatkan perhatian dari calon pelanggan baru yang biasanya mencari kebutuhan melalui mesin pencari seperti Google.

Oleh karena itu, penting sekali untuk pelaku bisnis mengimplementasikan copywriting sebagai bagian dari strategi digital marketing.

#3. Bisnis tidak terhubung secara personal dengan konsumen

Pemasaran di era digital marketing tidak hanya bekerja satu arah, melainkan dua arah. Komunikasi antara pelanggan dan pemilik usaha yang diinisiasi oleh copywriting merupakan kunci utama dalam kesuksesan pemasaran lewat platform digital. Hal ini dikarenakan penggunakan copywriting akan membuat pemasaran terasa lebih personal.

Sebagai contoh: penggunaan kata “kamu” atau “Anda” dalam pesan-pesan pemasaran, itu adalah contoh penerapan copywriting yang menyarankan agar Anda harus berfokus untuk menyelesaikan masalah yang dialami oleh target audience Anda.

Kesimpulan

Pada kenyataannya, copywriting memiliki peran penting dalam dunia digital marketing. Data dan statistik mungkin memiliki andil besar, akan tetapi suatu produk atau brand akan terlihat menarik di mata konsumen jika ada sentuhan personal yang tidak dapat dilakukan oleh mesin atau kecerdasan buatan.

Sinergi antara copywriting yang dihasilkan oleh sentuhan personal dan saluran digital marketing merupakan strategi pemasaran yang tergolong efektif. Adanya copywriting memudahkan suatu bisnis untuk meraih konsumen yang ditargetkan melalui pembentukan identitas brand, memudahkan pencarian secara online serta meningkatkan interaksi personal dengan pelanggan.