Selain mengetahui apa itu Impression, CTR, dan Clicks, serta CPC, ada metrik lain yang penting bagi praktisi Google Ads, yaitu Search Impression Share (SIS). Metrik ini membantu kita memahami seberapa sering iklan kita tampil dibandingkan dengan total kemungkinan tampilan yang tersedia.
Daftar isi
Search Impression Share di Google Ads adalah persentase yang menunjukkan seberapa sering iklan Anda ditampilkan dibandingkan dengan jumlah tampilan total yang mungkin Anda dapatkan. Dengan kata lain, ini adalah perbandingan antara jumlah tayangan iklan Anda dan jumlah tayangan total yang tersedia untuk kata kunci atau target iklan yang Anda pilih.
Rumusnya adalah:
Search Impression Share = (Number of Ad Impressions / Total Eligible Impressions) x 100%
Anda tidak perlu menghitung metrik ini secara manual, karena Google Ads menyediakan data SIS langsung di dashboard. Metrik ini membantu Anda mengetahui seberapa besar peluang yang terlewatkan dalam lelang iklan. Jika persentasenya rendah, itu berarti Anda mungkin kalah dalam lelang iklan karena anggaran atau skor kualitas iklan (Quality Score) yang lebih rendah dibandingkan dengan kompetitor.
Sebagai contoh, jika SIS Anda menunjukkan 24%, itu berarti dari 100 pencarian untuk kata kunci yang Anda targetkan, iklan Anda hanya muncul sebanyak 24 kali.
Jika Anda ingin meningkatkan SIS untuk kata kunci atau target tertentu, berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:
-
Tingkatkan Anggaran Harian Jika anggaran Anda terlalu rendah, kemungkinan besar Anda akan kehilangan banyak kesempatan tayang. Dengan meningkatkan anggaran harian, iklan Anda bisa tampil lebih sering.
-
Tingkatkan Quality Score Quality Score atau Skor Kualitas adalah faktor penting dalam lelang iklan Google. Dengan meningkatkan kualitas iklan, seperti relevansi kata kunci, kualitas halaman arahan (landing page), dan Click-Through Rate (CTR), Google akan memberi preferensi lebih pada iklan Anda di lelang.
-
Tingkatkan Bid Jika bid Anda lebih rendah dari kompetitor, iklan Anda mungkin kalah dalam lelang. Anda dapat menyesuaikan bid atau mencoba strategi bidding otomatis seperti “Target Impression Share” untuk mencapai tingkat SIS yang diinginkan.
-
Gunakan Kata Kunci yang Lebih Spesifik Menggunakan kata kunci long-tail atau lebih spesifik dapat membantu meningkatkan SIS karena kata kunci tersebut biasanya memiliki persaingan lebih rendah, sehingga memungkinkan iklan Anda tampil lebih sering.
-
Pilih Waktu atau Lokasi yang Tepat Anda bisa mempertimbangkan untuk menampilkan iklan pada waktu-waktu tertentu yang memiliki performa baik atau menargetkan lokasi yang lebih relevan. Ini dapat membantu Anda mencapai SIS yang lebih baik tanpa harus menambah anggaran.
Tidak semua campaign membutuhkan Search Impression Share yang tinggi. Misalnya, jika fokus utama campaign Anda adalah konversi seperti penjualan atau pendaftaran, maka SIS tinggi mungkin bukan prioritas utama. Namun, jika campaign Anda berfokus pada brand awareness atau Anda ingin mendominasi pasar pada kata kunci tertentu, maka SIS tinggi bisa menjadi target penting.
Beberapa situasi di mana SIS tinggi menjadi prioritas adalah:
- Brand Awareness: Jika Anda ingin merek Anda lebih dikenal oleh audiens yang lebih luas, terutama pada kata kunci terkait merek Anda.
- Market Share Dominance: Jika tujuan Anda adalah mendominasi pangsa pasar untuk kata kunci tertentu, SIS tinggi membantu memastikan iklan Anda sering muncul.
Memantau Metrik Lain yang Relevan
Selain SIS, penting juga untuk memantau metrik lain seperti Lost Impression Share (Budget) dan Lost Impression Share (Rank) di Google Ads. Metrik ini membantu Anda memahami alasan hilangnya kesempatan tayang:
- Lost Impression Share (Budget): Menunjukkan persentase peluang tayang yang hilang karena anggaran yang kurang memadai.
- Lost Impression Share (Rank): Menunjukkan persentase peluang tayang yang hilang karena peringkat iklan yang kurang baik, biasanya disebabkan oleh rendahnya Quality Score atau bid yang kurang kompetitif.
Menghitung Potensi Kenaikan Biaya
Perlu diingat, menaikkan SIS biasanya akan meningkatkan biaya. Karena itu, lakukan perhitungan anggaran agar target SIS tercapai tanpa mengorbankan profitabilitas campaign Anda. Misalnya, jika saat ini SIS Anda berada di angka 50% dan Anda ingin meningkatkannya ke 70%, Anda bisa menghitung perkiraan biaya tambahan yang diperlukan berdasarkan data historis tentang anggaran dan hasil tayang.
Menetapkan target SIS terlalu tinggi, seperti 90% atau 100%, bisa mengakibatkan biaya iklan yang sangat besar dan tidak efisien. Pertimbangkan apakah target tersebut realistis untuk bisnis Anda, karena target yang terlalu tinggi mungkin menyebabkan iklan sering tampil namun tidak relevan, sehingga bisa menurunkan CTR dan Quality Score Anda.
Jika Anda berencana menggunakan bidding Target Impression Share, sebaiknya juga perhatikan batas maksimum CPC bid. Jika ada kompetitor yang menetapkan maksimum CPC lebih tinggi dari Anda, target SIS tinggi mungkin tidak tercapai, atau Anda perlu meningkatkan bid agar dapat bersaing.
Kesimpulan
Search Impression Share (SIS) adalah metrik penting yang dapat memberikan wawasan tentang seberapa sering iklan Anda muncul dibandingkan dengan kesempatan yang ada. Dengan strategi yang tepat, Anda dapat meningkatkan SIS dan memperbesar peluang iklan Anda tampil pada pencarian yang relevan. Namun, pastikan untuk mempertimbangkan anggaran dan tujuan campaign agar penggunaan metrik SIS tetap efektif dan efisien.
Dengan memahami dan mengoptimalkan SIS, Anda dapat meningkatkan efektivitas kampanye Google Ads, mencapai audiens lebih luas, dan mengelola anggaran secara lebih efisien.
***
Featured image source: https://www.sitecentre.com.au/blog/google-ads-target-impression-share



